Tak Berkategori

ControlLogix Redundancy Tips

Image result for controllogix redundancy

Berikut ini tips yang perlu dimengerti ketika akan menggunakan ControlLogix Redundancy. Selamat menikmati artikel dari kami 😀 .

  • Minimum system membutuhkan 2 CPU, 2 Communication modules, 2 Redundancy modules, kabel interkoneksi redundancy modules, 2 rack , 2 power supplies, dan 1 rack lagi untuk distributed I/O.
  • Primary dan Secondary rack harus identical dan tidak boleh ada I/O module.
  • Fitur dan hardware yang support sangat tergantung dari versi redundancy bundle yang dipilih.
  • Tidak semua versi RSLogix 5000 / Studio 5000 support redundancy. Oleh karena itu, pastikan memilih versi yang support redundancy sebelum memulai membuat program.
  • Tidak semua versi firmware CPU support redundancy, yang support adalah yang memiliki minor revisi .50 atau lebih besar, contoh 20.54.
  • Untuk kasus tertentu, redundancy module dan communication module perlu di flash agar compatible dengan redundancy bundle yang dipilih.
  • Ketika memilih CPU untuk redundant system, perlu mempertimbangkan bahwa memory yang dibutuhkan 2x lebih besar daripada non redundant system.
  • Ketika mengkonfigurasi primary dan secondary communication module, pastikan kedua module memiliki address yang sama ( redundancy module menambahkan + 1 ke secondary communication module secara otomatis).
  • Untuk mengenable redundancy di RSLogix 5000, centang “Redundancy” box di controller properties.

Sekian dari kami, Semoga bermanfaat 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s